Minggu, 27 November 2011

rose crying

Aku terjatuh untuk kesekian kalinya.
 Terkapar tak berdaya ,
sndiri membisu menangisi kehidupan yang menerkam jiwa raga,
 Hati yang dulu bahagia kini rapuh tak berdaya,
 kupalingkan wajah sedih ini,
memutar kembali waktu dulu bersamanya.
Setetes air mata basahi pipi merahku.
Menginggat cinta tulus dalam hatiku.
Menginggat jiwa setia penghapus duka laraku.
Tangan halusnya genggam pilu kesedihanku
Membuat aku lupakan sejenak sulitnya beban hidupku.
 Suara lembutnya nyanyikan indah lagu cinta,
 membuatku terlelap bahagia di bahu hangatnya.
Saat Kubuka kedua mata, tak sanggup ku bendung aliran airnya.
 Kini mencoba menerima kepergianya.
Meskipun sulit tetap kan ku coba.
Kurelakan sang penghapus luka terbang bebas bersama kerapuhan jiwaku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar